Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Tempe, Tahu, Dadar Jagung

Star Wars, Superman vs Batman, What Next..?

Submitted by on 19 June 2016 – 12:00 amNo Comment

Setelah Star Wars 7 datanglah Superman vs Batman. Setelah itu apa? Kehebohan apa lagi yang akan menjadi tema kehidupan kita? Anak saya tahu jawabannya.

Image Credit: pop0926pop0926 | Pixabay.com

Salah satu kejadian besar di awal tahun 2016 adalah pertarungan dua superhero kelas dunia. Superman melawan Batman. Anda benar, ini hanya film saja. Dalam kehidupan nyata, tidak ada Superman. Tidak ada Batman. Yang ada adalah kehebohan.

Di minggu pertama pemutarannya, puluhan orang mengantri di depan loket bioskop. Dan itu terus berlanjut sampai beberapa minggu ke depan. Bukan hanya orang awam seperti kita, selebritis-selebritis diberitakan ramai-ramai menonton film ini sambil memakai kostum Superman dan Batman. Di media sosial, penggemar film berlomba-lomba menulis ulasan dan kritik atas film ini. Hasilnya? Konon film ini telah ditonton oleh sekian juta orang dengan total pemasukan dari penjualan tiket hingga trilyunan Rupiah.

Kehebohan tak berhenti di bioskop. Di pasar-pasar, banyak orang menjual kaos bersablonkan logo Superman dan Batman. Stiker Superman dan Batman juga terlihat ditempel di kaca mobil dan dashboard sepeda motor. Gambar-gambar wallpaper komputer beralih ke tema Superman vs Batman.

Tapi kehebohan gara-gara film seperti ini bukan yang pertama. Juga bukan yang terheboh. Saya ingat, dua minggu menjelang pergantian tahun lalu, semua media mengangkat film yang lebih besar: yaitu Star Wars 7. Antrian penontonnya lebih panjang. Jumlah bioskop yang memutarnya lebih banyak. Masa tayangnya pun lebih lama. Selebritis yang diwawancarai lebih beragam. Tak pelak, penghasilan dari penjualan tiketnya jauh lebih besar dan jauh lebih menggiurkan.

Dibanding Superman vs Batman, merchandise dari film Star Wars 7 pun jauh lebih bermacam-macam. Selain merchandise standar, seperti kaos dan stiker, ada yang menjual topeng, helm, action figure, boneka pesawat dan robot, juga pedang light saber. Pernah sewaktu kami berjalan-jalan di mall, istri saya nyaris membeli pedang-pedangan ala Star Wars untuk cucu kami. Tapi dia membatalkan. Dia tak mau mengajari cucu kami permainan kekerasan, begitu alasannya.

Begitulah, ternyata tema kehidupan kita yang modern ini dipengaruhi oleh Hollywood dan media. Tema hidup kita beralih dari satu film ke film Hollywood yang lain. Ketika Hollywood merilis suatu film, ramai-ramai media membicarakan film tersebut. Mall dan toko-toko segera menjajakan barang-barang yang ada hubungannya dengan film tadi. Orang-orang tak mau ketinggalan menonton dan membeli merchandise sebagai salah satu cara mengisi waktu. Ketika film berganti, tema kehidupan pun berganti.

Tapi kehebohan seperti ini belum berakhir. Ketika saya tanya ke anak saya, kehebohan apa lagi setelah Superman vs Batman? Dia sudah tahu jawabannya: Civil War! Pertarungan para superhero yang lain.

17 April 2016

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: +1 (from 1 vote)

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.