Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

The Rolling Stones – A Bigger Bang

Submitted by on 21 February 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 4.0/5 (5 votes cast)
Artis: The Rolling Stones
Album: A Bigger Bang
Jumlah Lagu: 16
Tahun: 2005

Hati saya agak bergetar saat menggenggam album ini. The Rolling Stones! Meski belum mendengar sepatah nada pun di album ini, saya sudah punya sebuah kalimat buat The Rolling Stones, this is the greatest rock and roll band on earth. Yeah, mereka bukan yang terbaik. Namun pengabdian mereka pada musik rock and roll sampai serenta ini, memantaskan mereka sebagai band rock and roll terbesar sepanjang sejarah manusia.

Berlebihan? Saya kira, tidak juga. The Beatles bubar jauh sebelum waktunya. Led Zeppelin, Queen, Deep Purple harus menyerah pada gerak zaman. Bahkan band-band yang lebih muda, banyak yang terengah-engah lantas entah kemana. Tetapi, The Rolling Stones, tetap menggelinding. Tetap mengguncang. Tetap rock. Tetap roll..! Still alive and kickin’. Dan, setelah hampir satu dekade (8 tahun?) tak merekam album, mereka masuk studio lagi, main musik, nyanyi, saling ledek. Hasilnya, A Bigger Bang. Ah, betapa indahnya. Saya tahu, saya tidak bakal bisa cukup kritis memandang album ini. Terlalu banyak pemujaan. Terlalu banyak excuse. Jadi terlalu sedikit cibiran. Tapi saya punya pembelaan.

Rough Justice. Rock killer..! Rock classy dengan beat dinamik, permainan gitar yang amat indah dan kompak.

Let Me Down Slow. Cool..! Rock bertempo sedang, bergaya pop, catchy. Cara menyanyi Mick Jagger stylish banget. Hey anak-anak muda, lihat nih cara si embah nyanyi!

It Won’t Take Long. Okay..! Another classy rock.

Rain Fall Down. Very nice..! Very interesting. Nomor dengan groove yang funky. Bassline dan ketukan drum dimainkan ala hard reggaeish. Ini bukti: rock and roll, di tangan The Rolling Stones, memang nggak ada matinya.

Streets Of Love. Beautifull broken hearted ballad..! Hampir saja nomor ini jadi nomor pop kental nan manis, terlebih lagi karena Keith Richard (heran juga, kok mau-maunya Keith Rihard memainkan nomor manis ini) tidak memberikan dirty rock soundnya, namun terselamatkan dengan chorus aaaa… aaa… yang agak nakal. Mestinya Keith bisa memberi sedikit petikan gitar bandelnya.

Back Of My Hand. Bluesy..! I like it most..! Kematangan para old cracks dalam bermusik tampak dalam nomor ini. Perbincangan gitar, slide gitar, harmonika, gebukan drum, asyik sungguh manis.

She Saw Me Coming. Ha..ha..ha..! I love these guys..! Lagu pendek yang happy puppy.

Biggest Mistake. What a sweet rock..! Lagi-lagi nomor pop rock ala Mick Jagger yang manis, textured, country style tune.

This Place Is Empty. Bravo for Keith Richard..! Pantas jika Keith Richard masuk sebagai #1 “hell raiser”. This is Keith Richard show. Siapa lagi selain Keith yang pantas melantunkan, “bare your breast, and make me fill like home?”.

Oh No, Not You Again. Pumpin..! Rock berirama cepat. Beat lagu-lagu di sesi kedua album ini makin naik. Track yang asyik, dengan permainan gitar yang juga enak didengar.

Dangerous Beauty. Just fine. Nomor rock yang juga enak, dengan tempo sedang, permainan gitar yang lagi-lagi enak disimak.

Laugh, I Nearly Died. Damn..! It’s a good soul..! Nomor terfavorit. Rock dengan style soul, bass dan rhtym yang ngeblues, kompak. Vocal Mick terasa pas sekali di lagu ini. Otstanding.

Sweet Neo Con. Uuuuyeeah..! Mungkin lagu yang tak perlu ada di album ini kecuali untuk menyuarakan idea politik Mick Jagger. Anyway, ya sudahlah. Sudah terlanjur ada.

Look What The Cat Dragged In. Powerin’ up man..! Rock dengan beat cepat, hi energy. Setelah agak “lelah” di nomor Sweet Neo Con, track ini jadi penyegar. Permainan gitar dan beatnya mengingatkan pada Inxs, namun dengan energy yang lebih berdentam. Old forces ini benar-benar punya nyawa lebih untuk urusan rock and roll.

Driving Too Fast. Naughty..! Rock dengan beat cepat, meski tidak secepat track 14. Vocal Mick Jagger beberapa kali terseret ke kebiasaan nakalnya, but that’s rock and roll. What do we expect more?

Infamy. Ditutup dengan Keith Richard show dengan suara beratnya. Bertempo sedang, cenderung lembut, bahkan terlalu lembut untuk sang #1 hell raiser. Thanks guys!

Pembelaan pertama saya: look these old forces! Di saat sepantaran mereka (ingat Ozzy Osborne) tertatih-tatih; atau menderita tremor, The Rolling Stone masih menulis lagu, mewujudkan cita-cita, memainkan visi musik mereka. Sama sekali tak ada tanda-tanda kerentaan. Sudah empat puluh tahun mereka berkarya, dan masih tetap berdiri.

Vokal Mick Jagger terbilang luar biasa, mengingat usia dan jam terbangnya. Cara dia bernyanyi benar-benar stylish, nakal dan rockin’ sekali. Bukan hanya berteriak, di beberapa nomor Mick Jagger mengisi seksi bass, hamonika, slide gitar, perkusi. Seluruh nomor ditulis oleh Mick Jagger dan Keith Richard, menandai persahabatan (sekaligus persaingan manis) abadi. Dan, tentu saja tak bisa melupakan seksi rhtym terkuat sepanjang masa, Keith Richard, Charlie Watss dan Ronnie Woods.

A Bigger Bang, bagi saya adalah sebuah album real The Rolling Stones yang classy. Fresh, seperti usai potong rambut dan mandi pagi. Intimate, bersahabat, hangat dan dekat sekali. Seolah-olah mereka tidak main di studio, tapi main di dekat kita, bersama kita. Sangat hidup. Soulfull. Showin’ up. Really straight up. Terlebih lagi kualitas rekamannya pun terbilang amat baik. Ada enam belas track. Mungkin sebuah album yang terlalu panjang, yang bisa jadi melelahkan.

Kebanyakan album hanya memuat 13-14 lagu, namun 16 track? (Another pembelaan) Ini sebuah kemurahan yang datang dari rockin’ soul yang sederhana. Akhirnya: jika tak ada pepatah “tak ada gading yang tak retak”, maka album A Bigger Bang dari The Rolling Stones ini… just simplified perfect…! Sebuah album yang takkan lekang untuk diputar berulang-ulang, dan berulang-ulang.

The Rolling Stones - A Bigger Bang, 4.0 out of 5 based on 5 ratings

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.