Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

Red Hot Chilli Peppers – Stadium Arcadium

Submitted by on 18 April 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 4.7/5 (3 votes cast)
Artis: Red Hot Chilli Peppers
Album: Stadium Arcadium
Jumlah Lagu: 28 (Double Album)
Tahun: 2006

Red Hot Chilli Peppers habis-habisan menguras kreativitas dan energinya untuk membuat double cd album. Tapi, tampaknya itu bukan masalah. Mereka sedang kelimpahan semua hal. Semenjak John Frusciante masuk dan merekam Californication, gaya musik Red hot Chilli Peppers masuk ke era baru; era harmoni dipadu ketrampilan bermusik yang tinggi. Dan, era itu berlanjut di Stadium Arcadium.

Saya beli album ini hanya beberapa hari setelah saya tahu album ini dirilis di Indonesia, sekitar pertengahan 2006, dan sampai akhir tahun, album ini masih menjadi album yang paling sering saya putar (kecuali minggu ke dua Desember, setelah Foo Fighters menyodok dengan Skin And Bones). Dan, sepertinya masih saya putar sepanjang tahun depan.

JUPITER

Dani California. Beberapa orang memuji track ini. Bagi saya, ya track ini cukup menarik, tapi bukan yang paling istimewa di album ini. Bukan pula track favorit saya. Riff, groove dan solo gitar di akhir lagu jelas-jelas milik John Frusciante.

Snow ((Hey Oh)). Ini baru lagu saya banget. RHCP banget. This track is sooo addictive. Dua jempol!

Charlie. Yeah, funk is delivered. Flea & Kiedis mulai bermain nakal. Solo gitar John benar-benar asyik. Great musicianship.

Stadium Arcadium. Nomor lembut. Dibuka dengan nuansa vintage yang cukup kuat, bergerak smooth, agak membosankan, kemudian masuk ke permainan trio John, Flea dan Chad dan heeyy mereka main asyik sekali.

Hump de Bump. Another psychodelic funk yang asyik! Hahaha, ladies and gentlemen, please welcome Chad Smith! Perhatikan trumpet di akhir sesi.

She’s Only 18. Meski nomor ini kalem, tapi perhatikan petikan gitar John. Ngerock! Juga gaya nyanyi Anthony. Lebih dari sekedar menarik. Chorusnya juga enak.

Slow Cheetah. Nomor yang lembut namun strong. Ditambah lirik yang unik dari Anthony. Lagi-lagi John jadi kekuatan di lagu ini.

Torture Me. Nomor yang agak keras, dibuka oleh Flea dan teriakan Anthony, lalu chorus yang asyik.. lagi-lagi asyik.. ditambah trumpet yang jenial (thanks Flea) lalu masuk ke sesi lembutnya yang wwoooww luar biasa sedaaap. Vintage banget. Lalu kencang lagi. Top!

Strip My Mind. Nomor ngeblues yang saya banget! Jempol untuk lagu ini. Coba simak pilihan nada dan efek yang diambil John plus iringan bass Flea dan drum dari Chad yang dramatis. Saya merinding!

Especially In Michigan. Ini bukan pop song, meski pilihan tunenya ngepop. Bagian lirik “Ladies and gentlemen” dan setelahnya, soo addictive. Really fun.

Warlocks. Flea’s funk. Unik lirik dari Anthony. Nomor pengobat rindu masa-masa nakal RHCP.

C’mon Girl. Masih dengan nuansa funk di semua alat. Cukup asyik, bagian reff tidak begitu menarik.

Wet Sand. Lagi-lagi ini nomor yang saya banget. Nomor lembut dengan aransemen yang luar biasa hebat. Lagu hebat!

Hey. Wooww, pembuka yang nyaman. Tadi mereka habis-habisan ngefunk, kini Flea membawa warna jazzy ditimpali petikan gitar John, dan lirik Anthony yang masih juga unik. Solo gitar John yang membuat ketagihan. Hahahaha!

MARS

Desecration Smile. Lagi-lagi cd ke dua dibuka dengan John sebagai pemilik nomor ini. Ada Beatles di sana. Saya lebih tertarik nomor ini ketimbang Dani California. Harmoninya, cool.

Tell Me Baby. Hahaha, saya kecele. Saya kira lagu dengan petikan awal yang lembut akan ngeslow sepanjang lagu, ternyata funk yang nakal. Tapi, biarpun nakal RHCP menunjukkan sisi lembutnya. Anthony on action.

Hard To Concentrate. Anthony Kiedis! Ya, ini milik Anthony. Nomor lembut yang sedap.

21st Century. Sedikit ngefunk, tidak terlalu istimewa. Tapi jangan terburu diskip.

She Looks To Me. Nomor rock lembut, ngeballads bahkan agak gelap. Ya, ini nomor yang paling gelap di album Stadium Arcadium, meski John tetap berusaha menghidupkan harmoni.

Readymade. Ke empat orang ini, damned! hebat betul?! Kombinasi nomor rock klasik yang menghentak dengan funk RHCP yang nakal dan harmoni John yang khas. Beberapa ketukannya Chad bener-bener klasik. Salah satu nomor hebat di segmen Mars. Hebat!

If. Damned! lagi-lagi damned! Keempat orang ini benar-benar damned! Lihat sekarang mereka menulis lagu seperti ini. Dua jempol tangan plus dua jempol kaki buat RHCP.

Make You Feel Better. Lagu yang ringan, ngepop, catchy. Ok, berikan sedikit waktu untuk bersantai-santai. Oh, yea!

Animal Bar. Nomor bergaya psychodelic yang sedap. Agaknya mereka sedang menyukai gaya seperti ini. Bandingkan dengan nomor If. Kemudian dinakali dengan sedikit funk, lalu kembali ke gaya Pink Floyd.

So Much I. Hahaha, lagu klasik RHCP dipadu harmoni era Californication dengan reff yang catchy dan enak. Addictive track.

Storm In A Teacup. Hardrock! Tapi tetap dengan Anthony funky lirik.

We Believe. RHCP memang kurang asyik tanpa lirik-liriknya Anthony Kiedis. Masih meneruskan gaya psyhodelic ala If dan Animal Bar untuk segmen Mars ini. Salut buat Mr. Kiedis.

Turn It Again. Dibuka dengan gaya John yang lain dari yang lain, tapi tetap saja nomor yang menarik, dengarkan perubahan dari riff rock ke petikan John yang unik. Asyik kan? Tapi lagu ini terlalu panjang bagi saya.

Death Of A Martian. Hahahaha! Anda tahu lagu ini tentang apa? Tentang anjingnya Flea, Martian, yang mati. Lagunya sih asyik, but… a song for a little soul that has gone? Closing lagu yang juga rada lain dari yang lain.

Mau bilang apa lagi? Sebagai penutup tahun 2006, saya mau bilang: inilah album terbaik sepanjang 2006 (maksudnya sepanjang daftar album yang saya beli di tahun 2006). Empat orang ini: Anthony Kiedis, Flea, John Frustiance dan Chad Smith pantas diberi standing ovation. Perhatikan ini: kreativitas yang melimpah; pemilihan nada, riff, aransemen, chorus, efek yang jenius; musicianship yang luar biasa, hidup, kompak; penulisan lagu dengan karakter RHCP yang kuat dan unik; menu musik yang lengkap dan bergizi. Apa lagi? Yes, yes, yes! The best album of the 2006.

Vokal dan lirik Anthony Kiedis unik dan strong. Gitar John Frusciante is not only great but genius at term level. Flea semakin mature tapi tetap funk abees (trumpetnya men!). Tepuk tangan buat Flea. Chad juga mature dan cool. RCHP masih tetap favorit saya.

Pesan saya: kalian boleh beli bajakannya Beyonce, Eminem, Audioslave, atau Ratu dan yang lain. Tapi untuk Stadium Arcadium, BELI CD ASLI! Ini album hebat, perlakukan dengan penuh hormat!

Red Hot Chilli Peppers - Stadium Arcadium, 4.7 out of 5 based on 3 ratings

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.