Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

Mista’D – Back 2 The Ol’ Skool

Submitted by on 18 March 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 3.5/5 (2 votes cast)
Artis: Mista’D
Album: Back 2 The Ol’ Skool
Jumlah Lagu: 14
Tahun: 2005

Konon Bandung adalah gudang rapper nasional. Beberapa rapper cuma dikenal di Bandung saja. Tapi tak sedikit yang menjelajah dari satu pensi ke pensi, dari satu kota ke kota lain. Kalau kita sempat mendengar mereka tampil, maka kita tersadar kalau mereka punya bakat, skill dan teknik yang lumayan baik. Hanya saja gaung mereka tak selalu sampai di jaringan toko musik nasional. Bukan karena mereka tak punya fasilitas studio untuk menerbitkan album. Justru cukup banyak indie label atau indie record yang bisa menopang kreativitas mereka. Dan, mereka pun menerbitkan album, okelah petty album, yang beredar secara alternatif. Yang jelas, anak muda selalu menemukan celah untuk mengalirkan geliatnya.

Dari yang menggeliat itu, ada beberapa album yang beredar cukup luas. Salah satunya Mista’D (baca: Mistadi). Album Back 2 The Ol’ Skool ini dirilis lewat V Music Record Indonesia, tahun 2005. Berisi nomor-nomor rap, break beat, scratch klasik yang penuh gaya anak muda underground, berenergi, sekaligus membuat tak nyaman hati. Itu kenapa di sampul album tertera besar-besar peringatan bahwa mendengar musik dan lirik album ini perlu bimbingan orang tua.

Sangat appreciate jika jaringan toko musik nasional berkenan memperbanyak koleksi album-album indie label, atau malah underground label.

What’s My Name? Nomor gahar, raungan gitar yang cukup garang, beat meghentak, bass drum berdentam. Asyik sebagai nomor pembuka.

Aku Bukan Emcee. Penuh scratch, beat asyik buat ngebreak dance. Lirik Mista’D mengkritik para MC cemen yang berpolah bak jagoan. Sedangkan Mista’d sendiri menafikan dirinya MC. Hmmm… kedengarannya hyphocrit. Nggak ngaku MC tapi tampil sebagai MC dan ngeritik MC lain. What a shame Mista’D!

Bispak. Sound dan rap ala akhir 80-an, up tempo break beat. Lirik menunjukkan ketidaksukaan Mista’D pada cewek-cewek bispak. Cum’on Mista’D stop your hypocricy. Bispak juga manusia, anyway.

Skitt. ???

Monitor. Musik break beat dengan scratch yang asyik. Kali ini lirik Mista’D tak perlu disensor. Tampaknya mengkritik ulah  pejabat pemerintah di sana-sini. But, I don’t quite understand what he means.

Engga Penting. Dengan sentuhan gaya rock klasik yang meraung-raung. Tidak terlalu jelas apa yang ingin disampaikan kecuali banyak text yang disensor karena dianggap cabul dan tidak pantas.

Logika. Lirik? Hahaha… clean! Musik? Ok! Tetap mengusung formula break beat dan rap, dengan asesories bas yang cukup hard, tambahan kocokan gitar ringan, sedikit nada house, tak ketinggalan scratch.

Microphone Test (feat. Sheen & DJ Odoto). Kali ini bermain bareng Sheen dan DJ Odoto. Lagi-lagi mengkritik MC? What for?

Skitt. ???

Siapa Kamu? (feat. Manda). Dibuka dengan text play yang menarik, fun enough. Sekarang Mista’D mengusung rapper cewek, Manda. Bercerita tentang Mista’D jadi artis terkenal, yang sebenarnya tidak terkenal. Like this text.

Toal-toel. Toal-toel body banci, engkau model apa musisi. Yup, Mista’D mengkritik para model yang tiba-tiba beralih profesi jadi penyanyi, padahal skill mereka pas-pasan. Reff yang lucu dan catchy.

That’s Where We Stand (feat. Sheen). Now, rap in English. Dibantu Sheen. I like this one very much!

Back Generator. Just a DJ mix play. Nice.

Terima Kasih. Ah, rasanya ini cuma jadi nomor basa-basi. Tapi okelah, bagi mereka yang merasa terusik karena musik dan lirik, kini waktunya Mista’D mohon maaf, sekaligus terima kasih. Nomor yang buruk, yang semestinya bisa dicoret dari album ini.

Music? I like this album very much. Penuh energy dan gairah anak muda. Mista’D menulis semua musik dan komposisi, dan dia melakukannya dengan cukup baik. Kecuali nomor terakhir yang seharusnya bisa diperbaiki. Caranya ngerap juga fine. Salut buat anak Bandung ini.

Lirik? Terlepas dari cabul atau tidak, banyak yang bisa diperbaiki pada lirik-lirik kritik Mista’D. Isi kritik Mista’D amat mudah dipatahkan karena di banyak bagian justru menunjukkan ketidakkonsistensian yang malah menjurus ke hipokrisi. But, kritik adalah kritik. Adalah hak Mista’D untuk berbicara apa yang dia mau. Toh orang lain punya hak yang sama untuk membalas.

Cabul? Itu hanya soal sudut pandang, meski jelas f*ck adalah f*ck. Tetapi Mista’D punya pembelaan. Katanya, “Lirik cabul tidak selalu negatif, tetapi bagaimana anda mencerna lirik tersebut menjadi satu kesatuan arti yang bernilai positif.”

 

 

Mista'D - Back 2 The Ol' Skool, 3.5 out of 5 based on 2 ratings

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.