Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

Maliq & d’essentials – 1st

Submitted by on 10 March 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 4.0/5 (1 vote cast)
Artis: Maliq & d’essentials
Album: 1st
Jumlah Lagu: 12
Tahun: 2005

Tak pelak lagi, musik sudah jadi bagian dari industri, karenanya perlu tunduk pada prinsip-prinsip laba rugi. Salah satunya, buatlah musik yang laku.

Seringkali musik yang baik terdengar asing bagi telinga kebanyakan, namun bukan berarti tak terapresiasi. Hanya perlu usaha lebih untuk mengedukasi, dan tentu saja jaringan dan momentum.

Album pertama Maliq & d’essentials, 1st, yang dirilis oleh sebuah indie label, Soldout, sebenarnya berisi materi yang bergizi, tetapi tak banyak tanggapan. Maka mereka pun bergabung dengan label besar, Warner Music Indonesia, lalu ikutan dalam Java Jazz Festival, keluar masuk stasiun radio, dan bum… Maliq? Who is Maliq?

Maliq (Music And Live Instrument Quality) adalah duo Angga dan Widi, sepasang youngsters berbakat yang banyak mendengar jazz, soul, RnB, hiphop. Mereka pun cukup trampil memainkan beberapa alat musik. Lebih dari itu, mereka punya konsep bermusik yang jelas. Sedangkan d’essentials adalah sebuah team band pengiring yang bersedia berjalan di atas konsep tadi. Maka, 1st, mestinya jadi sebuah proyek idealis yang setidaknya bisa menggugah selera sebagian penikmat musik Indonesia.

Introduction. Just 45 seconds teaser for next track.

Sunshine. Lagu jazzy yang apik. Permainan flute Lary “Sova” di background cukup mengasyikkan, menjadikan lagu ini begitu bercitarasa. Widi memborong hampir semua alat musik, mulai dari Rhodes, syn bass, electric guitar sampai drum. Good music.

Terdiam. Single yang sempat mencuri perhatian penikmat musik pop Indonesia. Nomor yang catchy, manis dan enak didendangkan, ngegroove relax, aransemen bersahaja. Pantas jika nomor ini direquest berkali-kali.

Kangen. Angga mengawali lagu dengan teknik falseto yang tidak terlalu buruk, tapi juga tidak istimewa. Lagu jazzy mid tempo. Lagi-lagi dengan sentuhan permainan flute yang menggiurkan dari Lary “Sova”. Lagu ini diakhiri dengan perubahan tempo, bassline dan improvisasi flute Lary. Nice music.

Sampai Kapan. Sebuah nomot lembut. Dibuka dengan duet vocal yang manis antara Angga dan Camelia. Tetapi di paruh ke dua beberapa kali duo ini lepas kendali sehingga membuat lagu yang maunya romantic jadi membosankan. Mestinya tema lagu dibuat lebih ringkas dan memberikan ruang lebih luas bagi permainan electric gitar yang sejak awal membangun karakter musik.

R u in d Mood. Nomor RnB yang diblend dengan aroma jazz di semua instrument, plus permainan trumpet Amar dan electric guitar Satrio. Sexy. I like this very much.

Blow My Mind. Kali ini tempo lagu meninggi, dengan gebukan drum yang lebih keras dari biasanya, sentuhan perkusi Rejoz dan piano Ali dari The Groove. Funky enough.

Intermezzo. ???

Li’l Thing. Nomor jazzy, mid tempo, yang cukup manis.

Terlena. Musik ditulis oleh EQ dan Heru (Humania). Nomor mellow ngeblues yang menjemukan. It should be better played by instruments only.

Harus Bagaimana. Aransemen musik penuh texture piano, rhodes, bass, perkusi, electric gitar dan drum yang mengasyikkan. Reff  catchy dengan lirik (ditulis oleh Sissy) yang menarik.

Hadirmu. Nomor duet Angga dengan Indah. Agaknya perlu mencarikan partner vocal yang benar-benar pas untuk Angga. Sebuah nomor dengan formula aransemen seperti pada nomor Sampai Kapan, namun dengan sisipan brass section, menjadikan lagu ini lebih menarik disimak.

Tandanya. Maliq ternyata cukup berani memblend unsur melayu ke dalam aroma RnB. Sebuah nomor up beat yang mengajak kita turun ke lantai. Nice try. Justru Angga perlu lebih berani menyanyi lebih funky di nomor-nomor beat tinggi.

Kau Yang Ada Di Hatiku. This is solo Maliq show. Nomor duet antara Angga pada vocal dan Rhodes, Widi pada Synbass dan gitar. Riff dan petikan gitar Widi yang simple, dan kurang improve, membuat lagu ini terkesan ngepop.

Sebuah album bergizi karya musisi-musisi muda Indonesia. Menawarkan musik-musik jazzy, neo soul, RnB, sedikit hiphop dan tentu saja pop yang digarap dalam sebuah bingkai konsep yang segar bagi udara musik Indonesia. Upaya aransemen musik cukup baik dan cerdas. Dimainkan oleh musiciancraft yang tinggi. Kehadiran musisi tamu, seperti Lary “Sova” (flute), Yance Manusama (bass), Amar (Trumpet) atau Satrio (gitar) memberikan kontribusi yang signifikan.

Secara keseluruhan, this is good music, good album from good talented musicians yang memberi banyak harapan. Tetap perlu kerja keras menawarkan musik ini ke khalayak banyak. Kreativitas dan konsisten, itu kuncinya. Akhirnya, congratulations! Saya tunggu album-album Maliq & d’essentials berikutnya dengan penuh suka cita

Maliq & d’essentials - 1st, 4.0 out of 5 based on 1 rating

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.