Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

James Blunt – Back to Bedlam

Submitted by on 13 May 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 4.0/5 (1 vote cast)
Artis: James Blunt
Album: Back To Bedlam
Jumlah Lagu: 10
Tahun: 2005

Vokal James Blunt cukup unik, kalau boleh dibilang tidak begitu merdu, malah aneh dan tidak enak sebagai penyanyi lagu-lagu mellow. Tetapi lagunya yang meledak tahun 2005-2006, You’re Beautiful, memang benar-benar beautiful. Maka, jadilah ia sebuah lagu yang cantik dan unik didengar. Lagu merdu dengan vokal lelaki yang tampak lelah.

Setelah sejenak terpesona dengan lagu You’re Beautiful ini, saya lantas terperanjat. Bagaimana tidak, di tengah-tengah lagu yang mendayu-dayu tiba-tiba si James Blunt menyisipkan lirik yang tidak biasanya ada di lagu-lagu mellow. Coba anda dengar bait setelah reff pertama, “Yeah, she caught my eye, as we walked on by, she could see from my face that I was, fucking high, and I don’t think that I’ll see her again, but we shared a moment that will last till the end”. I was whaaat…?!! Hahahaha..! Kacau juga nih orang. Mungkin yang mengerti, bisa langsung drop.

Coba download MP3nya yang radio version, dimana fxcking highnya sudah diedit menjadi flying high. Ya, ya, vokal unik, lagu manis, plus lirik adult. Untunglah dalam bahasa Inggris, seandainya dinyanyikan dalam lirik bahasa Suroboyoan, dijamin seru dan saru.

High. Dibuka dengan kocokan gitar akustik sederhana, lagu ini cukup manis, tenang. Falseto James Blunt terdengar unik. Ya, sepanjang album ini kita akan mendengar vokal Blunt yang khas membawakan lagu-lagu manis yang memberi hasil hits.

You’re Beautiful. Smash hit yang takkan bosan diputar berulang-ulang. Lagu yang cantik, bisa jadi klasik dan tembang abadi. Konon, di Inggris, lagu ini terpopuler sebagai lagu pengantin.

Wisemen. Slow rock. Saya suka musiknya. Masih tetap di jalur calm and sweet.

Goodbye My Lover. James Blunt on piano. Aduh, lagu ini syahdu sekali ya, tenang,menghanyutkan. My fav. Di Inggris, lagu ini paling banyak diputar sebagai tembang funeral.

Tears and Rain. Masih di jalur slow. Kali ini dengan gitar akustik, beat drum yang tenang dan asesoris organ. Lebih ngepop.

Out of My Mind.Ada nuansa retro, sedikit psychedelic. Mendengar lagu ini ada perasaan aneh.

So Long Jimmy. Kali ini James Blunt memainkan groove ringan, meski tetap saja mellow.

Billy. Supaya tidak bosan, James Blunt mencoba lebih ceria. Memang tidak sepenuhnya berhasil, namun tak ada salahnya sebagai selingan.

Cry. Pembukaan lagu ini mengingatkan saya pada lagu lama yang… hmmm… maaf.. saya sendiri lupa judulnya. Masih tetap mellow yang tak kalah manis, terutama di bagian cry on my shoulder. 

No Bravery. Ini lagu paling lain dibanding yang lain. Syairnya gelap. Lagunya juga agak membosankan. Katanya, ditulis saat James Blunt bertugas di Kosovo.

Bedlam? Bukan. Album ini jauh dari kegaduhan, hiruk pikuk atau kegemparan. Kecuali satu liriknya yang bisa membuat papa mama jadi merah padam. Lagu-lagu dalam album ini tenang, lembut, mellow. Meski di beberapa lagu James menulis dan menyanyikan secara emosional, namun tetap saja pada jiwa kelembutan. James tahu betul bagaimana menulis lagu yang membuai. Bagai mendengar seorang yang menyanyi sendiri kesepian, dan kita mengupingnya, tanpa sadar terlena begitu saja.

Kuncinya ada pada kekuatan menulis lagu pop dengangayarock, ballad, yang memang cocok dengan vokal Blunt yang unik, khas dan cukup jantan. Kemudian aransemen musik yang sederhana namun tidak ala kadarnya. Hasilnya sebuah album dengan sekumpulan lagu lembut, tetapi tidak terlalu membosankan. Dan, pantas jika album ini jadi hits.

Adayang lebih unik. Meski lagu You’re Beautiful cukup jadi bedlam dan diputar dimana-mana, serta abum ini cukup enak untuk dikoleksi, namun. review yang ditulis oleh beberapa kritisi jauh dari poin bagus. All Music Guide memberi angka 3.5 dari 5. Sedangkan Rolling Stone 3. Sputnikmusic.om lebih pelit: 1.5. MusicOMH.com malah menilai album ini: Unfavorable. Apa ada yang salah? Saya tak tahu pasti. Mungkin promosi komersial James Blunt yang berlebihan, misal: cerita tentang Blunt yang sebelumnya adalah tentara di Kosovo, lirik-lirik yang eksplisit, lagu-lagu yang terlalu manis dan pop. Atau, mungkin karena terlalu cepatnya karier James melejit, padahal hanya satu album ini yang dirilis sehingga banyak kritisi menganggapnya hanya sebagai produk komersial, bukan seniman yang semestinya. Tapi, pendengar lebih tahu apa yang ingin mereka dengar. Buktinya, James Blunt tetap menjadi debut artis (yang tidak muda) yang paling melejit di Inggris (itu di usia awal 30-an)

Menyimak lirik-liriknya, terasa ada kesan kusam, gelap. Jika anda tak terlalu memedulikan beberapa bagian liriknya, album ini cukup comfortable diputar ketika berdua bersama pasangan. Saya sudah coba sewaktu berduaan jalan untuk dinner bersama istri. Hasilnya? Hmmm, sepanjang jalan istri saya lengket bagai perangko.

James Blunt - Back to Bedlam, 4.0 out of 5 based on 1 rating

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.