Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Celoteh-Celoteh Oom Ale

Ihwal Biaya Pengobatan

Submitted by on 30 August 2010 – 12:00 amNo Comment

Sore di hari Sabtu itu Oom Gatut mengendarai sepeda motor untuk mengantar obat ke ayah tercintanya. Tiba-tiba hujan gerimis. Segera saja Oom Gatut memacu kendaraannya lebih kencang. Hujan tak mau kalah, bertambah deras. Oom Gatut juga menekan gas lebih dalam. Kebetulan jalanan sepi. Ngebut pun tak ada yang peduli. Wuuzz

Beberapa meter di depan ada rambu “Zona Selamat Sekolah.” Anda tahu apa itu “Zona Selamat Sekolah”? Itu adalah area di jalan raya sekitar zebra cross yang dicat warna merah sebagai penanda buat pengendara agar berhati-hati karena banyak anak sekolah menyeberang dan lalu lalang. Di saat hujan, zona cat merah itu menjadi licin. Oom Gatut sudah paham. Beliau mengurangi kecepatan. Tapi apa daya, begitu ban motor menginjak zona merah, motornya meliuk-liuk bak penari balet… limbung.. lalu bruk.. jatuh tak terkira. Kecelakaan tunggal. Oom Gatut malu juga. Sudah besar kok terpleset sendiri. Langsung saja Oom Gatut berdiri, angkat motor dan melaju lagi, sebelum orang-orang sekitar datang, menanyainya macam-macam atau malah ada yang menertawakan.

Sesampai di rumah, Oom Gatut merasa sakit di pundak kanan. Bukan sekedar sakit, tapi ini nyeri sekali. Pundak Oom Gatut bengkak. Sepertinya ada yang tidak beres. Segera saja Oom Gatut dibawa ke rumah sakit terdekat. Setelah diperiksa dan dirongent, diketahui ada tulang pundak yang patah dan harus dioperasi, dipasang plat logam. Oom Gatut setuju. Soal biaya, tidak masalah, karena semuanya akan ditanggung oleh perusahaan. Meski kecelakaan ini akibat kelalaian di luar jam kerja, tetapi biaya tetap ditanggung oleh perusahaan. Perlu anda ketahui, Oom Gatut termasuk dalam jajaran manajer perusahaan. Wah, Oom Ale salut untuk perusahaan tempat Oom Gatut bekerja yang punya aturan sedermawan ini. Salut dua jempol.

“Biayanya sepuluh juta pak,” kata perawat sambil menunjukkan rincian biaya plat, biaya dokter bedah, biaya dokter anestesi, biaya perawat, biaya ruangan dan macam-macam.

Dengan  gagah Oom Gatut menjawab, “No problemo. Setuju. Kapan akan dioperasi?”

“Begini pak,” jelas sang perawat tadi. “Biaya ini adalah biaya standar operasi yang dilakukan di hari kerja, yaitu Senin sampai Jum’at. Jika dilakukan hari Sabtu dan Minggu, maka tarifnya berubah. Mohon maklum pak, karena ada biaya tambahan untuk mendapatkan dokter dan petugas medik mau bertugas di hari Sabtu dan Minggu.”

“Oo.. begitu ya? Ya tidak masalah..! Pundak saya ini perlu dioperasi segera. Total biaya kalau dioperasi Sabtu atau Minggu jadi berapa?”

“Dua puluh dua juta pak.”

“Berapa?”

“Dua puluh dua juta pak.”

Wwwwaaaattsss!! Kok jadi dua kali lipat?”

“Ya, memang begitu pak, karena operasi di hari Sabtu dan Minggu memang lebih mahal. Bagaimana pak? Jadi dioperasi hari ini atau menunggu Senin saja supaya biayanya lebih murah?”

***

Pause!

Ini adalah case menarik untuk bahan diskusi di kursus MBA: seandainya anda adalah pimpinan perusahaan tempat Oom Gatut bekerja, apa saran anda buat Oom Gatut?

Apakah anda menyarankan agar Oom Gatut tetap dioperasi di hari Sabtu atau paling lama Minggu dengan konsekuensi perusahaan harus menanggung biaya dua kali lipat? Kesehatan Oom Gatut harus segera ditangani.

Atau, anda menyarankan agar Oom Gatut bertahan sekuat tenaga sampai hari Senin supaya bisa menekan biaya operasi. Toh, Oom Gatut bisa diinjeksi obat pereda sakit supaya bisa bertahan sampai hari Senin.

Bagaimana?

Mungkin biaya pengobatan tersebut bisa diklaimkan ke asuransi kesehatan. Namun, sepertinya semua perusahaan asuransi lebih menyukai nilai klaim sekecil mungkin. Oleh karena itu, memberikan obat pereda nyeri kepada Oom Gatut supaya sanggup bertahan menunggu dioperasi pada hari Senin mungkin lebih disarankan oleh asuransi.

Namun, apakah cukup bijak membiarkan Oom Gatut menderita menahan sakit? Memberi obat pereda sakit mungkin membantu, namun yang paling dibutuhkan oleh Oom Gatut adalah penanganan tuntas atas kecelakaan yang dideritanya.

Mohon comment dari rekan-rekan pembaca. Apakah anda menyarankan agar pundak Oom Gatut segera dioperasi di hari Sabtu itu dengan konsekuensi biaya pengobatan yang mahal? Atau, anda menyarankan agar Oom Gatut menahan rasa sakit sampai Senin agar bisa mendapatkan biaya operasi yang lebih murah?

Saran anda ditunggu.

Play!

***

Beberapa hari kemudian Oom Ale menjenguk Oom Gatut dan tanyakan, “Tapi, kamu jadi dioperasi Tut?”

“Yaaa.. jadi dong. Nih buktinya!” jawab Oom Gatut sambil menyodorkan hasil foto rongent sebelum dan sesudah operasi. Di foto rongent sesudah operasi tampak gambar tulang Oom Gatut dipasang baut dan kawat-kawat. Mudah-mudahan itu bukan baut sepeda atau kawat jemuran

“Jadi dioperasi kapan? Sabtu? Minggu? Atau Senin?” tanya Oom Ale penasaran.

“Hahahaha.. menurutmu kapan? Bagaimana kalau kita tunggu apa tebakan dari pembaca tulisanmu Le! Apakah aku dioperasi hari Sabtu? Minggu atau Senin? Pilih biaya pengobatan yang murah atau mahal?” kata Oom Gatut sambil meringis kesakitan.

Any advice?

31 Agu 2009

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: +1 (from 1 vote)

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.