Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

Ecoutez! – Ekute

Submitted by on 9 April 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 3.3/5 (3 votes cast)
Artis: Ecoutez!
Album: Ekute
Jumlah Lagu: 10
Tahun: 2006

Yang pertama kali menarik perhatian saya pada album ini adalah covernya. Saya membayangkan musik yang cool, elegant, chick, dan easy, yang mungkin juga bisa diterima pendengar cewek dan cowok.

Kemudian, nama grup band ini. Bagaimana membaca Ecoutez! Ternyata dari bahasa Perancis, dibaca ekute. Kenapa saya jadi telmi, bukankah judul albumnya Ekute bisa jadi petunjuk bagaimana mengucapkan nama group band ini.

Ternyata saya pernah dengar nomor Ecoutez! sewaktu anak gadis saya  menggumam Simpan Saja. Ya, ya, di radio juga ada. Musiknya sekilas mengingatkan saya pada Maliq & d’essentials, Sova atau The Groove (minus perkusi). Tetapi setelah mendengar album ini, jelas Ecoutez! lebih ngepop meski dari sisi musik, Ecoutez memainkan jazz yang tidak gampangan. Selain itu, di keseluruhan album, musik Ecoutez! tidak terlalu banyak vasiasi dari satu nomor ke nomor lain. Tapi, sebagai debutan, okelah.

Ecoutez. Kalau orang membandingkan Ecoutez! dengan Maliq & d’essentials, mungkin karena mendengar short track pembuka ini, terutama trumpet dan nada-nada vocalnya. “Won’t you listen… to the cozy music… won’t you listen… from Ecoutez!” Mestinya track ini tidak dianggap sebagai nomor, just a filler.

Kasih. Ok, kalau di nomor ini orang membandingkan Ecoutez! dengan Sova atau The Groove juga tidak dilarang. Sebuah nomor yang cozy, easy listening, ngepop, ketukannya ringan, kocokan gitar yang mengajak bergoyang, petikan improve gitarnya juga lumayan. Salut buat sang gitaris, Arya.

Tunjuk 1 Bintang. Nomor yang juga easy, pop jazzy, musikalitasnya rapi, lagi-lagi sang gitaris jadi jagoan di lagu ini, tapi jangan lupa basisnya, Leo, drummer, Fajar, dan keyboardist, Iaz, mereka main cukup kompak, plus asesoris trumpet Amar.

Biar Kusimpan. Nomor yang lebih lembut, diselingi trumpet Amar, diiringi petikan gitar yang tetap asyik. Namun nomor ini terasa membosankan. Mungkin vokal Delia belum cukup pe-de untuk improvisasi.

Simpan Saja. Nomor yang dijadikan andalan. Cukup pantas. Dibuka dengan nuansa akustik, lalu bergerak ke pop jazz yang langsung mudah dicerna.

Percayalah. Nomor lembut. Masih Vokal Delia cukup seksi, terasa lebih ringan ketimbang musik Ecouotez! Untuk merebut pasar pop sih ok saja. Tapi di panggung festival Delia perlu lebih berani memainkan nada-nada jazz untuk mengimbangi musik Ecoutez! yang keren ini.

Kuingin. Masih dengan nomor easy listening, jazzy, dengan vokal yang seksi.

Tak Setia. Asyik, gitarnya cool, musiknya asyik, bassnya juga keluar, keyboard dan drum pada porsi yang pas, trumpet juga menambah meriah. Musikalitas nomor ini paling saya suka. Hanya satu catatan, Delia, ayo dong sikat sedikit juga tak apa.

Nanana Song. Ini nomor langsung saya suka sejak awal, paling ngegroove (gimana kalau dimix oleh the king of soulful house, Dj Ben Dwinger, sooo pasti asyik), enak buat goyang. Vokal Delia perlu lebih ngesoul supaya lebih match dengan nomor ini.

Illusion. Sebuah nomor jazz instrumentalia dengan sentuhan funk yang cukup meriah.

Untuk album debutan ini Ecoutez! tampaknya berusaha merangkul pendengarnya dari banyak sisi. Untuk pendengar pop, Ecoutez! menyuguhkan lirik-lirik dengan tema-tema percintaan yang gampang dicerna. Vokal Delia yang seksi terasa terlalu ringan dan ngepop untuk musik Ecoutez!, mungkin itu senjata baik untuk merangkul pendengar yang lebih banyak. Saya membayangkan, di atas panggung Ecoutez! akan lebih cakep lagi kalau vokal Delia lebih berani untuk bermain improvisasi dan ngesoul.

Untuk pendengar musik jazz, mestinya no problemo, musik Ecoutez! sudah lebih dari keren. Gitarisnya asyik, lively di semua nomor. Basis juga okay, punya modal untuk ngegroove untuk menaikkan suasana. Dengan tambahan trumpet, musik Ecoutez! jadi lebih berbobot. Sedangkan drum dan keyboard, dua rekan ini cukup tahu dimana menempatkan posisi, dan mempersilakan rekan lainnya memimpin.

Sedangkan dari materi lagu: lumayan meski tidak teramat jagoan. Tidak ada salahnya Ecoutez! coba sharing materi dengan penulis lagu lain supaya lebih mantab. Eniwei, another good album from ourland.

Ecoutez! - Ekute, 3.3 out of 5 based on 3 ratings

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.