Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

Bodyrockers – Bodyrockers

Submitted by on 30 May 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 3.0/5 (1 vote cast)
Artis: Bodyrockers
Album: Bodyrockers
Jumlah Lagu: 11
Tahun: 2005

Efek dari I Like The Way (You Move) memang dahsyat. Ketika pertama kali muncul di radio di pertengahan 2005-an, saya langsung heboh. Hey! who is this guy? Bodyrockers? Nama itu tidak ada dalam must listened list. Bodyrockers seolah muncul begitu saja entah darimana dan membuat keributan dengan track yang unik: male vocal yang mendesah-desah sexy, bass line dan sound gitar ala Billy Idol rock 80-an, tetapi dengan drum beat dance house modern. Nomor ini memang sedap buat loncat-loncat karena uplift banget. Terlebih lagi ketika para dj meremix (misal: Junior Jack, Bimbo Jones) lagu ini benar-benar membabat habis semua dance track di tahun 2005 sampai awal 2006-an.

Bukan hal yang aneh kalau kemudian debut album Bodyrockers itu paling dicari-cari. Apalagi ditambah marketing buzz yang mengabarkan: konon album ini hanya direcord dalam waktu empat jam saja. Empat jam? Mungkin berlebihan. Tapi itu sudah cukup untuk menyodok ke jajaran top hits chart, dan membuat sibuk duo Dylan Burns (vocal, guitar) dan Kaz James (dj) untuk menggoyang Ibiza, Australia, Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, dan kota-kota dugem lain di seluruh dunia.

Kata marketing buzz pula, hanya butuh enam bulan buat Dylan dan Kaz untuk membuat album ini. Padahal banyak musisi lain butuh waktu bertahun-tahun untuk membuat album beken yang bisa masuk papan kehormatan. Kata Dylan, “If it feels good, just do it, get it out, and keep your emotions in there. A lot of stuff is over produced and over thouht. Ours is raw.” Hahahaha.. ada benarnya juga. Spontanitas selalu menarik.

Handel On Your Face. Sampling nomor klasik (Handel?), dipadu rock gitar, electronic efek, house beat. Hmm, lumayan.

I Like The Way. Yeah, inilah the killer-nya. Nomor yang uplifting your emotion. Perfect blend: sound rock 80-an dan electronic beat. Heboh. Coba dengar juga remixingnya Bimbo Jones Delano dan Junior Jack Rcok Da House, waaooww dijamin full dance till drop.

I Wanna Live. Nomor ini mengingatkan saya pada Inxs di jamannya Michel Hutch. Rock di nomor ini lebih kental, ketukan drumnya pun tidak terlalu housey. Jadilah nomor rock yang dibalut electronik efek. 

You Got Me Singing. Nomor ini cukup asyik. Rockin’ and rollin’ juga. Sentuhan sound organ memberi sedikit rasa vintage. Tapi tidak benar-benar rock yang galak karena beatnya elektronic banget. Rocker mungkin suka dengan lagu ini, tidak pada beatnya.

Round And Round. Second single yang didorong jadi hits, dengan meniru style I Like The Way. Hardrock gitar sound yang cukup garang, rock vocal, monoton house beat. Kalau mau yang lebih house, coba dengar remixnya Bimbo Jones yang jauh lebih sip buat ngedance.

Dirty. Rock and roll. Saya menciumgaya menyanyi Mick Jagger dan aroma Rolling Stones. Enteng di telinga. 

For One Night Only. Nomor instrumental yang hmmm tidak cukup menarik. 

Keep Your Boots On. Kali ini dengangaya American rocknya Bon Jovi. Lalu ditengahi classic hard rock 80-an. 

New York City Girl. Nomor ini jauh lebih menarik kalau dimainkan oleh rocker betulan.

Dignity. Nomor yang buruk, karena teriakan Dylan dan raungan gitar yang semestinya bisa rockin’ dibalut effect yang mengurangi kegaranganny. Don’t like. 

Stuck In A Rut. Tiba-tiba ada nomor slow dengan iringan piano yang ngepop, sedikit rock gitar, tambah asesories efek. Nomor yang salah tempat, kecuali untuk komersial trick.

Kalau dibilang suka ya suka. Kalau dibilang tidak suka, ya saya merasa ada hal yang hilang. Begini: Bodyrockers memang ngerock. Tapi jiwa rockin’ nya sedikit terganggu oleh beat dan groove yang dihasilkan oleh electronic machine yang monoton, terlalu perfect untuk nomor-nomor rock. Bodyrockers mungkin bermaksud memberi jiwa electronic. Tapi efek elektronik yang ditempelkan terlalu sederhana malah kuno, tidak cukup hot untuk jadi teman dance. Kalau mau rock, saya lebih suka nomor-nomor Bodyrockers dimainkan oleh para rockers. Sedangkan untukIbiza, saya lebih tertarik pada dj remixnya. Kalau memang mau mendengarkan nomor electronic plus rock yang progressive banyak pilihan yang lebih gahar, seperti Prodigy.

Ya, tidak ada yang baru dari nomor-nomor rocknya Bodyrockers. Juga tidak ada yang baru dari electronica musicnya. Tapi paduan rock dan electronica yang diusung Bodyrockers memang sedang cocok chemistrynya, surprise, dan enteng-enteng saja. Di samping itu, jangan dilupakan aspek komersial yang mendorong duo ini merekam nomor yang ringan dan mudah dicerna. Terlebih lagi, proses perekamannya yang amat cepat. Ya, komersial. Mungkin itu yang paling pas buat album ini.

Karena itu, tepatlah perkataan Dylan bahwa musik mereka is raw. Musik yang tidak dibuat dengan banyak thought dan production bla-bla-bla.

Bodyrockers - Bodyrockers, 3.0 out of 5 based on 1 rating

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.