Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Musik

Various Artists – Motown Remixed

Submitted by on 4 February 2010 – 12:00 amNo Comment

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 3.0/5 (1 vote cast)
Artis: Various Artist
Album: Motown Remixed
Jumlah Lagu: 14
Tahun: 2005

Motown dikenal sebagai lahan subur bagi tumbuhnya black musik, terutama di tahun 70-80an. Lagu-lagu yang ada dalam album ini adalah sebagian dari hits yang pernah dirilis Motown yang sekarang masuk daftar lagu klasik nan abadi.

Sepertinya tak banyak penikmat musik generasi hiphop sekarang yang benar-benar pernah menyimak musik-musik Motown. Termasuk saya sendiri. Saya secara tak sengaja pernah mendengar satu dua lagu Motown dari stasiun radio yang biasa memutar lagu-lagu lawas. Atau, dari koleksi papi mami atau om dan tante.

Karena itu, sewaktu menemukan album Motown Remixed terpampang di rak “New Release”, saya langsung meraihnya penuh semangat. Pertama, nama Motown tampaknya jadi jaminan tersendiri. Kedua, remixed, tentu saja, jadi magic word bagi penikmat musik kontemporer. Segera terbayang, sebuah album lagu-lagu lawas yang dimake-over sesuai jiwa jaman muda sekarang.

Di tangan para dj, “remixed” bukan sekedar produksi ulang, tetapi reborn. Remix seringkali dianggap sebagai upaya untuk memenuhi selera sebuah segmen generasi. Tepatnya, dance society. Lantas, apa jadinya jika lagu-lagu Motown yang notabene segaris keturunan dengan musik-musik dance diremix? Apakah album ini benar-benar bisa membersihkan “dosa-dosa kehidupan masa lalu” dan lahir dengan jasad dan semangat baru? Dj, puteriiin dooonng..!

Jackson 5 – I Want You Back // Remix: Z-Trip. Lagu yang dinyanyikan oleh Michael Jackson ini terdengar begitu cakap. Very cool, dengan permainan gitar di awal lagu yang manis, imbuhan scratch dan bassline segar. Inilah remix andalan di album ini.

Gladys Knight & The Pips – I Heard It Through the Grapevine // Remix: The Randy Watson Experience. Remix dengan tambahan perkusi oleh Questo, dan permainan bass James Jameson. The Randy Watson Experience berusaha membuat nomor Gladys Knight ini lebih movin, tapi tetap menjaga nuansa asli dengan permainan accordion James Poyser yang bergaya klasik.

Marvin Gaye –  Let’s Get It On // Remix: Paul Simpson & Miles Dalto. Nomor lembut khas Marvin Gaye. Rasanya tak banyak perubahan warna di nomor ini, biarpun si produser sudah memasukkan permainan drum, keyboard dan gitar.

Eddie Kendrick – Keep On Truckin’ // Remix: DJ Spinna. Sampai di sini saya merasa sebenarnya remixed yang dimaksud oleh album ini bukan untuk benar-benar merombak lagu, sebagaimana yang saya bayangkan sebelumnya.

Edwin Starr – War // Remix: King Britt. Remix dengan irama tribal yang mestinya bisa menarik, tapi lantaran lagu War ini punya karakter kuat yang khas 70-an maka tak gampang dirombak begitu saja. Tambahan permainan solo saxophone Elliot Levin menegaskan bahwa ini benar-benar lagu tahun 70-an.

The Temptations – Papa Was A Rollin’ Stone // Remix: DJ Jazzy Jeff & Pete Kuzma. Seperti track sebelumnya, remix hanya untuk memperkuat warna 70-an. Lagu ini diremix selama hampir 9 menit!

The Supremes – Stoned Love // Remix: Tom Moulton. Pembukaan nomor ini menarik, diteruskan dengan irama yang ceria. Tanpa  diremixpun lagu ringan ini enak diikuti.

Stevie Wonder – Signed, Sealed, Delivered I’m Yours // Remix: DJ Smash Hunter. Lagi-lagi remix yang ingin melindungi peninggalan berharga warna 70-80an.

Rare Earth – I Just Want to Celebrate // Mocean Worker. Dibuka dengan scratch, ditingkahi permainan gitar yang ngerock, tepukan perkusi, track ini cukup menarik. Saya ingin mendengarkan lagu ini diremix berwarna hiphop yang lebih kasar, plus aroma rocky.

Undisputed Truth – Smiling Face // Remix: Futureshock. Warna remix track ini selintas mengingatkan saya pada soundtrack-soundtrack film action 70-80an ala James Bond. Bassline yang ngeblues, kocokan gitar kasar, dilatarbelakangi aransemen brass section.

Gladys Knight & The Pips – Neither One of Us (Wants to be The First To Say Goodbye) // Remix: Kenny Dope. Lagu manis teman laid back di sofa. Remix yang chillout, iringan gitar halus dan chorus mengiringi vokal Gladys Knight.

Diana Ross & The Supremes – My World Is Empty Without You // Remix: Tranzition. Nomor romantis dengan remix menarik. Memberikan wajah beda. Nyaman disimak di jam-jam lazy night. Salah satu remix yang saya sukai.

The Temptations – Just My Imagination (Running Away With Me) // Remix: Easy Mo Bee. Saya  rasa lagu dengan warna seperti Just My Imagination ini seolah-olah ditulis hanya untuk udara tahun 70-an. Sangat khas.

Smokey Robinson – Quiet Storm // Remix: Groove Boutique. I like Smokey Robinson. Nomor yang cool. Dengan tambahan perkusi, bas, dan solo vibes. Diselang-selingi solo flute (Gene Pello) dari nomor original. Remix yang cukup asyik.

Remixed? Remixed apaan?! Jelas harapan saya untuk mendapatkan remix ala dj-dj dance culture kontemporer tidak terpenuhi di album ini. Para dj dan produser, biarpun sudah memberikan sentuhan dan asesories baru, tetap saja menjaga warna asli setiap lagu. Mereka mengambil elemen dasar dan karakter utama setiap lagu. Nyaris tak ada perubahan pada alunan vokal, rhytm dan nuansa. Buat saya  adalah album oldies.

Akhirnya album ini lebih ditujukan sebagai ajang nostalgia para angkatan 70-80an yang ingin  mendengarkan lagi nomor-nomor yang pernah berjaya di masa muda mereka. Meski ada imbuhan remix, kita tetap mudah mengenali nomor-nomor ini hanya dalam beberapa byte track saja. Tentu ini bukan kesalahan, karena ini adalah album nostalgia.

Bagi anak-anak muda: coba deh mengappresiasi nomor-nomor Motown ini. Paling tidak kita bisa menarik benang sejarah musik-musik R&B dan Hiphop yang sedang berjaya sekarang. Kalau toh belum sempat menikmati nomor originalnya, album Motown Remixed ini bisa jadi referensi.

Various Artists - Motown Remixed, 3.0 out of 5 based on 1 rating

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.