Dering Telpon Tengah Malam
4 September 2016 – 12:00 am | No Comment

Pernahkah anda mendapat telpon di tengah malam yang membawa berita buruk? Sebaiknya anda tetap tenang. Siapa tahu berita buruk itu adalah momen yang anda tunggu-tunggu.

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Home » Kiat

Anggapan Yang Salah Tentang Usaha Rumah Makan

Submitted by on 9 December 2015 – 12:00 amNo Comment

Usaha rumah makan seringkali menjadi pilihan pertama seseorang untuk berwirausaha. Mereka beranggapan usaha rumah makan relatif mudah, mempunyai pasar luas dan menguntungkan.

Image Credit: Mike Mozart | Flickr.com

Usaha rumah makan selalu menggiurkan, terlebih lagi bagi anda yang mempunyai ketrampilan memasak di atas rata-rata. Anda pasti tertarik melihat sebuah rumah makan yang laris manis dipenuhi pengunjung. Jika anda mencicipi masakan dari rumah makan tersebut, mungkin anda berpikir, “Kalau seperti ini saja, saya bisa membuatnya.” Lalu anda berpikir dapat membuat usaha rumah makan yang tak kalah laris.

Apa yang anda pikirkan tidak salah. Anda bisa membuat rumah makan sendiri. Banyak orang berlomba-lomba mendirikan usaha rumah makan, bahkan ada yang melakukan ekspansi besar-besaran. Namun jika diamati, tidak sedikit usaha rumah makan yang tutup atau beralih tangan, padahal masakan mereka tak kalah enak.

Kegagalan usaha rumah makan dimulai jauh sebelum anda mewujudkannya; yaitu ketika anda mempunyai anggapan yang keliru tentang usaha ini, yang menyebabkan kesalahan dalam persiapan dan pengelolaannya. Berikut beberapa anggapan salah tentang membuka usaha rumah makan.

Usaha rumah makan mempunyai pasar yang luas. Pernahkah anda menyadari bahwa pada suatu kota ada lebih banyak rumah makan dibanding usaha lain? Itu menunjukkan tingkat persaingan usaha rumah makan sangatlah ketat. Kini usaha rumah makan semakin tersegmentasi dan menyasar pelanggan yang terbatas. Anda harus mempunyai konsep yang jelas tentang rumah makan impian anda. Sudah bukan jamannya lagi membuka rumah makan untuk semua orang. Agar dikenal, rumah makan anda harus mempunyai kekhasan/keunikan yang menjadi andalan utama.

Keuntungan usaha rumah makan adalah 100%. Untuk usaha rumahan, hal ini mungkin saja terjadi, dimana pengusaha tidak perlu membeli peralatan masak karena memanfaatkan peralatan masak pribadi. Namun usaha rumah makan memerlukan lebih banyak investasi selain peralatan masak. Mereka yang mengira profit usaha rumah makan adalah 100% biasanya tidak menghitung berapa besar investasi yang dikeluarkan untuk memulai usaha ini. Pikirkan kembali proyeksi keuangan usaha anda.

Usaha rumah makan adalah usaha segala jaman. Anggapan ini benar jika mengaca pada masih adanya rumah makan-rumah makan jaman baheula yang masih berdiri hingga kini. Namun jumlahnya sangat sedikit. Usaha rumah makan tidak kebal terhadap perubahan. Bahkan sangat rentan terhadap situasi, seperti: inflasi, kenaikan harga-harga bahan baku, cuaca dan perubahan alam, kondisi ekonomi masyarakat, dan lain-lain. Tugas anda adalah melakukan inovasi usaha.

Usaha rumah makan itu gampang. Usaha rumah makan adalah usaha yang penuh kerja keras sejak pagi buta hingga larut tengah malam. Bayangkan ini: untuk berbelanja bahan baku segar dengan harga terbaik, anda harus pergi ke pasar jauh sebelum matahari terbit. Kemudian melakukan persiapan memasak agar rumah makan anda buka tepat pada waktunya. Sepanjang hari anda harus menunggui rumah makan dan melayani permintaan pelanggan yang macam-macam. Malam hari ketika semua orang mulai beranjak tidur, anda baru menutup pintu, membersihkan peralatan, menghitung kas, memeriksa stok lalu bersiap untuk belanja lagi. Jika anda tak cukup tangguh dan bermental prima, sebaiknya lupakan saja usaha ini.

Usaha rumah makan tak lebih dari soal masak-memasak. Pernahkah anda mengalami kekecewaan saat menerima pelayanan yang buruk dari sebuah rumah makan? Kekecewaan itu bisa menutup kelezatan menu masakan yang tersaji. Usaha rumah makan bukan melulu soal masakan. Ini soal layanan. Selain mementingkan kualitas masakan, anda harus membagi perhatian pada kualitas layanan; seperti kecepatan, ketepatan, keramahan, kebersihan.

Lebih mementingkan rasa masakan dibanding hal-hal lain. Selain rasa yang menjadi bagian intrinsik dari makanan, pelanggan juga ingin mendapatkan pengalaman ekstrinsik. Ada contoh sederhana untuk memahami hal ini: jagung bakar yang dijajakan di warung gunung yang sejuk terasa lebih lezat dibanding di pinggir jalan kota Jakarta. Rasa jagung bakar adalah faktor intrinsik. Sedangkan suasana pegunungan adalah faktor ekstrinsik yang dicari orang lain. Itu kenapa pengusaha rumah makan berusaha keras mendapat lokasi strategis, membangun rumah makannya dengan dekorasi dan desain khas, menciptakan kemasan dan suasana tertentu yang disukai pelanggan.

Menganggap masakan anda enak dan disukai semua orang. Ketrampilan anda memasak adalah modal utama. Tetapi anda menjual masakan anda pada orang lain yang mempunyai bermacam-macam selera. Apa yang anda anggap enak belum tentu diterima oleh lingkungan usaha anda. Lakukan survey yang lebih baik sebelum membuka usaha rumah makan. Adakan uji coba atau tester terhadap resep-resep andalan anda. Kritikan terhadap masakan anda adalah masukan yang berharga agar anda bisa memenuhi selera konsumen.

Anda bisa membuka rumah makan sendiri. Anggapan ini tentu saja tidak sepenuhnya keliru. Namun ada baiknya anda menggunakan jasa konsultan profesional yang telah berpengalaman men-set-up usaha rumah makan. Ini akan memudahkan anda untuk memulai usaha dan memberi kesempatan pada anda untuk memfokuskan diri pada pematangan konsep usaha. Anda juga bisa bekerja sama dengan pewaralaba.

Mengira rumah makan anda akan ramai dikunjungi pelanggan pada hari pertama. Semua pengusaha berharap rumah makannya dipenuhi pengunjung pada hari pertama. Ini mendorong pengusaha untuk terburu-buru melaunching rumah makan sesegera mungkin, dan mengabaikan persiapan yang matang. Kekecewaan pelanggan akibat persiapan yang kurang baik sulit untuk diobati. Bersiaplah menghadapi realitas persaingan.

Usaha rumah makan bukan lagi sebuah usaha yang berpusat pada keunggulan juru masak. Memang benar masakan yang sedap adalah andalan utama. Namun perlu diingat bahwa usaha rumah makan memerlukan persiapan dan manajemen di luar dapur yang tak kalah rumit. Usaha rumah makan sebenarnya adalah industri yang harus dikelola secara benar, didukung oleh manajemen yang efektif serta efisien.

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.