Menyapa Tuhan Saat Jogging
26 June 2016 – 12:00 am | No Comment

Saat itu usia saya menjelang 45 dan tak mampu berlari lebih dari 100 meter. Itu jelas! Apakah Tuhan memang menakdirkan saya demikian? Mungkin, ya!

Read the full story »
LeoJuliawan.net

My fifty cents or less.

WirausahaIndonesia.com

Entrepreneur bold + Professional management.

Rekan-Kantor.com

A cup of coffee to inspire workers, managers, leaders even CEOs.

Cabinoo.com

Things come out from my shelves, drawers, folders and anywhere.

101

You may find this somewhere else. But, it is not a copy-pasting.

Tempe, Tahu, Dadar Jagung »

Menyapa Tuhan Saat Jogging
26 June 2016 – 12:00 am | No Comment

Saat itu usia saya menjelang 45 dan tak mampu berlari lebih dari 100 meter. Itu jelas! Apakah Tuhan memang menakdirkan saya demikian? Mungkin, ya!

Image Credit: pop0926pop0926 | Pixabay.com

Pagi-pagi benar saya mengambil sepatu olahraga. Saya membeli sepatu itu dua tahun lalu, untuk acara reuni SMA. Kami mengadakan pertandingan basket antar alumni dan saya tidak punya sepatu olahraga. Setelah reuni, sepatu itu tidak pernah saya pakai. Sampai kemudian, pagi ini saya mengencangkan tali-talinya. Dan, siap jogging!

Udara terasa sejuk. Jalanan sedikit gelap dan sepi. Saya mengayun langkah. Satu dua. Satu dua. 25 meter kemudian saya tiba di jalan utama perumahan. Lima meter. Nafas mulai tersenggal. Tak Apa. Sepuluh meter. Dada berdegub kencang. Pertanda sehat. Dua puluh lima meter. Tiba-tiba pandangan agak kabur. Ada apa ini?

Saya tak kuat. Badan seketika lemas. Saya hampir jatuh. Tapi, itu tidak terjadi karena ada tetangga lewat dan menyapa. Saya hanya tersenyum kecut. Saya takut terjadi sesuatu. Saya segera balik pulang sambil tetap berlari kecil karena malu pada tetangga. Sampai di rumah saya ambruk di lantai. Nafas saya benar-benar habis. Kepala saya berkunang-kunang. Dalam hati saya mengeluh. Oh Tuhan, saya tidak kuat jogging.

Saat itu usia saya menjelang 45 dan tak mampu berlari lebih dari 100 meter. Apakah karena saya sudah tua atau Tuhan memang menakdirkan demikian? Apa pun itu, saya terima nasib ini sampai akhir hayat kelak. Sejak saat itu, saya tidak lagi jogging. Sepatu olahraga itu teronggok lagi. Hingga…

Pagi ini, tiga tahun kemudian. Di Sabtu pagi yang sejuk. Saya mengambil sepatu olahraga, mengencangkan tali-talinya, lalu keluar rumah, untuk jogging! Saya melintasi jalanan di komplek perumahan. Saya bertemu Bu Ponidi yang menyapa, ”Olahraga pak?”. Kemudian saya bertemu Pak Imanuel yang berjalan menggunakan tongkat. Dia baru terkena stroke. Tak lama, saya bertemu tiga tetangga yang dari kejauhan sudah tersenyum lebar dan melambaikan tangan. Saya berhenti. Kami berbincang-bincang sejenak.

Sudah setahun ini saya berlatih jogging. Setahap demi setahap. Dari sekedar belajar cara melangkah, mengatur nafas, menjaga postur tubuh, hingga berlatih agar mampu lari lebih jauh. Kini saya mampu berlari 2 km. 2 km saja bangga? Itu jarak yang pasti ditertawakan oleh para anggota klub lari.

Jika anda mau ikut menertawakan, saya tak apa. Bagi saya, cukup 2 km untuk memahami ternyata saya tidak ditakdirkan untuk terhenti di jarak seratus meter dan usia 45. Cukup 2 km untuk menemukan kesadaran bahwa nafas, langkah, udara, paving, pagi, tetangga, matahari, keringat, kesehatan, semuanya begitu berharga. Bila itu dirangkum, ijinkan saya mengucapkan dalam satu kata “alhamdulillaah.”

23 April 2016

VN:F [1.9.18_1163]
Rating: 0 (from 0 votes)
Tips Agar Tidak Menjatuhkan Motivasi Karyawan
20 June 2016 – 12:00 am | 2 Comments
Tips Agar Tidak Menjatuhkan Motivasi Karyawan

Pembunuh motivasi karyawan nomor satu adalah mempermalukan karyawan di hadapan orang lain. Meski apa yang anda katakan itu benar adanya, mengkritik di depan umum hanya akan melukai perasaannya.

Star Wars, Superman vs Batman, What Next..?
19 June 2016 – 12:00 am | No Comment
Star Wars, Superman vs Batman, What Next..?

Setelah Star Wars 7 datanglah Superman vs Batman. Setelah itu apa? Kehebohan apa lagi yang akan menjadi tema kehidupan kita? Anak saya tahu jawabannya.

Mau Meminjami Uang, Harus Mau Repot
12 June 2016 – 12:00 am | No Comment
Mau Meminjami Uang, Harus Mau Repot

Zaman telah berubah. Sekarang mereka yang butuh pinjam uang tak sungkan lagi memaksa-maksa yang dimintai tolong. Anda berani meminjami uang, ya harus berani repot.

10 Hal Yang Dimiliki Orang-orang Yang Sehat
11 June 2016 – 12:00 am | No Comment
10 Hal Yang Dimiliki Orang-orang Yang Sehat

Kita semua ingin hidup lebih lama. Namun apa nikmatnya usia panjang jika kita tak sehat? Syukurlah selalu ada orang-orang baik yang mau menunjukkan cara hidup lebih sehat, lebih baik.

Barista Peracik Kopi Sachetan
5 June 2016 – 12:00 am | No Comment
Barista Peracik Kopi Sachetan

Bolehkah saat di kafe, saya minta barista untuk membuatkan cappucino dari kopi sachetan merek tertentu? Jika boleh, saya pasti korban cuci otak ala iklan.

Kredit Tanpa Agunan, Tanpa Keperluan
29 May 2016 – 12:00 am | No Comment
Kredit Tanpa Agunan, Tanpa Keperluan

Beberapa kali saya tergiur menerima tawaran kredit tanpa agunan. Hasilnya, pinjaman itu justru habis untuk hal-hal yang tidak perlu dengan bermacam-macam alasan.

Me vs Rombongan Moge
22 May 2016 – 12:00 am | No Comment
Me vs Rombongan Moge

Puluhan tahun berlalu, rombongan moge masih tetap dengan knalpotnya yang memekakkan telinga, membunyikan sirene, menunjuk-nunjuk dan menyuruh orang lain minggir.

Kakek-Kakek Generasi Z
15 May 2016 – 12:00 am | No Comment
Kakek-Kakek Generasi Z

Kalau boleh, saya tidak dipanggil kakek atau eyang atau embah oleh cucu saya. Bagaimana kalau saya dipanggi “Yangbro”; kependekan dari Eyang + Bro..!